oleh

84 Perusahaan Di Jaksel Langgar Prokes

JAKARTA (Suarakaryanews.com): Sebanyak 84 perusahaan ditindak oleh Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel). Perusahaan tersebut diketahui melanggar aturan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kasudin Nakertrans Kota Administrasi Jakarta Selatan Sudrajat menjelaskan, meski ada yang melanggar, ada juga perusahaan yang patuh untuk tetap menjalani protokol kesehatan (prokes) yang sudah diatur oleh pemerintah.

“Pada periode 11 Januari hingga 15 Februari 2021 sebanyak 123 perusahaan disidak. Dari ratusan perusahaan, 22 perusahaan patuh menerapkan protokol kesehatan. Untuk perusahaan yang masih melanggar protokol Covid-19 ada 84 perusahaan. Ada juga perusahaan yang tutup karena pekerja positif covid yakni 14 perusahaan, dan tiga perusahaan ditutup karena pekerja melanggar protokol Covid-19,” ungkap Sudrajat, Selasa (16/02/2021), dilansir dari laman selatan.jakarta.go.id.

Sudrajat membeberkan, penyebab pelanggaran paling banyak yang dilanggar oleh perusahaan yang tersebar di Jakarta Selatan di antaranya belum melaporkan melalui tautan bit.ly/covid19 perusahaan kepada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, dalam hal ditemukannya adanya pekerja terkonfirmasi Covid-19.

“Ada juga perusahaan yang belum membuat system pendataan tamu di perusahaan. Minimal ada data yang meliputi nama pengunjung, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor handphone, dan waktu (jam datang dan meninggalkan perusahaan),” tandasnya.#

Artikel Terkait