oleh

Anggota Sibat Dipinta Untuk Berkolaborasi dengan Organisasi Lain Tangani Bencana

JAKARTA (Suarakaryanews.com): Anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Kota Administrasi Jakarta Selatan, dipinta untuk dapat berkolaborasi dengan organisasi lain di wilayah dalam upaya menangani bencana. Adanya kolaborasi, juga dapat membantu untuk dapat meningkatkan berbagai keterampilan para anggota dalam mengatasi hal tersebut.

Demikian disampaikan oleh Plt Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, saat memberikan arahan kepada para anggota Sibat di Aula Kantor PMI Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jalan Raya Condet Pejaten No. 9A, Kecamatan Pasar Minggu, Minggu (7/02/2021), seperti dilansir laman selatan.jakarta.go.id.

“Berkolaborasi dengan semua organisasi yang berkaitan dengan kebencanaan yang sudah ada di wilayah Jaksel. Sehingga tentunya akan sangat membantu tugas-tugas lurah, camat, wali kota dalam penanganan mitigasi bencana,” ujarnya didampingi ketua PMI Jakarta Selatan Dadang Dasuki dan Dewan Kota Pasar Minggu Mukhlis.

Isnawa menuturkan, baginya Sibat adalah mata dan telinga yang dapat membantu dalam hal bencana apabila terjadi di wilayah. Kehadiran Sibat, lanjutnya, sesuai dengan Key Performance Indicator (KPI) Gubernur Provinsi DKI Jakarta dalam mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi di Jakarta.

“Sibat sebagai bagian dari komponen PMI, tentunya punya peran yang sangat luar biasa. Misalnya mengedukasi masyarakat, membantu menegakkan protokol berkait dengan covid, kemudian mereka bisa membantu kampung siaga kita yang ada di Jaksel, mengingatkan warga tentang bahaya kemungkinan adanya banjir, membantu penanganan masalah berkaitan dengan lingkungan, mengajak membuat sumur resapan, termasuk juga yang berkaitan dengan P3K dan lainnya,” ujarnya.

Sementara, Dadang Dasuki menambahkan, kegiatan pengarahan ini dihadiri oleh 32 perwakilan Sibat dari 32 kelurahan di Jakarta Selatan. “Saat ini Sibat di Jakarta Selatan baru tersebar di 32 Kelurahan di Jakarta Selatan, pembentukan Sibat sendiri diprioritaskan di daerah-daerah yang rawan bencana,” pungkasnya.#

Artikel Terkait