oleh

BAZNAS Berangkatkan Mahasiswa Indonesia Kuliah di Malaysia

JAKARTA (Suarakaryanews.com): Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberangkatkan para peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS angkatan 2020 terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk menimba ilmu di Albukhary International University Malaysia, pada Rabu sore (21/4). Keberangkatan para peserta tahap pertama ini didampingi langsung oleh tim BAZNAS yang mengantar sampai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Sebanyak enam dari total 44 peserta beasiswa Lembaga Beasiswa BAZNAS (LBB) diberangkatkan pada tahap pertama untuk menimba ilmu S-1, sementara sisanya tengah menunggu kelengkapan administrasi dari pihak kampus. Hingga kini, BAZNAS masih terus mendampingi 38 peserta beasiswa untuk keperluan dokumen pemberangkatan ke Malaysia, seperti seperti paspor, visa, permit to enter Malaysia.

Keenam mahasiswa yang berangkat pada tahap pertama adalah Siska Apriani (Media and Communication), Aditya Muhammad Reza (Foundation Studies), Prasetyo Muhamad Wahyu (Foundation Studies), Ice Anggraini Larasati (Foundation Studies), Izza Fadli Abdurrafi (Foundation Studies), dan Gitok Sehandra (BBA HRM). Para mahasiswa tersebut berasal dari berbagai daerah berbeda, yakni Palembang, Bengkulu, Purbalingga, Bandung, Ciamis, dan Depok.

Para mahasiswa ini sebelumnya telah mengikuti perkuliahan secara daring. Kehadiran mereka di kampus harus tertunda karena adanya kebijakan penutupan wilayah di Malaysia imbas dari pandemi Covid-19. Setibanya nanti di Malaysia, keenam mahasiswa itu akan kembali menjalani karantina sebagai syarat kedatangan internasional yang diberlakukan di sana.

Sebelum terbang ke negeri jiran, mereka telah mendapatkan pembekalan dari BAZNAS dan pihak Kedubes Malaysia di Jakarta, pada Sabtu-Minggu , 17 dan 18 April 2021. Pembekalan itu berupa workshop untuk mendesain perencanaan pasca lulus yang akan diterapkan sejak awal perkuliahan dimulai.

Direktur Utama BAZNAS RI, M Arifin Purwakananta turut bangga dengan keberhasilan para tunas bangsa ini menempuh ilmu di negeri tetangga. Menurut Arifin, mereka adalah contoh positif dari kerja keras dan semangat anak muda dalam mengejar impiannya.

“Saya sangat bangga dengan pencapaian adik-adik ini. Melalui kerja keras dan proses seleksi yang ketat, mereka berhasil lolos dan akan menjemput impian. Saya yakin, dengan keyakinan yang kuat dan semangat juang tinggi, mereka mampu mewujudkan cita-cita di masa depan,” kata Arifin.

Arifin menyebut, BAZNAS juga akan terus memberi pendampingan kepada para mahasiswa agar lebih terarah dalam proses pendidikannya. Selama berkuliah di sana, para mahasiswa akan mendapatkan pendidikan gratis selama empat tahun dan juga uang saku.

“Lewat dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan para muzaki melalui BAZNAS, kini adik-adik kita yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam mengakses ilmu, kini memiliki kesempatan yang sama. Saya mengucapkan terima kasih para muzaki yang telah membantu mereka mewujudkan cita-citanya. Semoga apa yang telah diberikan menjadi berguna bagi sesama,” ujar Arifin.

Arifin berharap, akan lebih banyak anak yang terbantu untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak. Karena, pendidikan merupakan salah satu faktor kunci dalam mewujudkan kesejahteraan.

Sebelumnya, sejak tahun 2019 BAZNAS telah bekerja sama dengan Albukhary International University untuk memberikan beasiswa S-1 kepada para alumni SMA/sederajat. Pada tahun 2019, sebanyak 40 mahasiwa telah diberangkatkan dan menimba ilmu di salah satu universitas terkemuka di Malaysia tersebut. Para mahasiswa yang diberangkatkan BAZNAS pada 2019, saat ini menjadi motor Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) chapter AlBukhary International University dan beberapa di antaranya menjadi pengurus PPI Malaysia.

Beasiswa Cendekia BAZNAS adalah program beasiswa berupa bantuan uang saku bulanan, UKT/SPP, dan pembinaan.

Terdapat tiga kategori beasiswa, yaitu BCB Studentpreneur Muda (pengembangan wirausaha), BCB Aktivis Muda (pengembangan aktivis), dan BCB Teladan Muda (pengembangan prestasi). Pada rentang tahun 2018 hingga 2020, ada 1.615 siswa penerima manfaat beasiswa ini. Rata-rata tiap tahun LBB membuka 650 penerima beasiswa dari semua beasiswa yang dikelola.

Sementara di luar negeri, BAZNAS bekerja sama dengan Albukhary International University (Malaysia), Al Azhar University (Mesir), dan Aligarh Muslim University (India).#

Artikel Terkait