oleh

BAZNAS Inisiasi Pendirian BMD di Kabupaten Lima Puluh Kota

SUMATERA BARAT (Suarakaryanews.com): BAZNAS Microfinanance lakukan asesmen kerja sama program kemitraan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, pada Jumat dan Sabtu (16-17/4). Tujuan asesmen kali ini adalah untuk mengetahui kondisi dan potensi calon lokasi program BAZNAS Microfinance Desa (BMD).

Pada asesmen kali Tim BMFi melakukan diskusi dan pendalaman informasi bersama pimpinan Pondok Pesantren Modern (PPM) Al Kautsar, di mana rencana program akan dijalankan di lokasi tersebut. Selain itu, Tim BMFi juga berdiskusi dengan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota mengenai inisiasi dan pengembangan BMD di Kab 50 Kota, dan pengembangan ekonomi berbasis pesantren.

Untuk mendapatkan informasi lapangan secara langsung, Tim BMFi berkesempatan hadir dalam kegiatan pembinaan rutin pekanan Bank Wakaf Mikro (BWM) Pondok Pesantren Al Kautsar dan mendatangi lokasi usaha usaha ternak lele, jahit, dan produksi batu bata milik anggota atau nasabah BWM.

Pada hari kedua, Tim BMFi melanjutkan diskusi dan silaturrahim dengan Pengurus Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) dan Pimpinan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat di Kantor PW Muhammadiyyah Sumatera Barat. Agenda diskusi kali ini adalah untuk membahas kondisi pelaku usaha mikro dan lembaga keuangan mikro di Sumatera Barat.#

Artikel Terkait