oleh

BPBD DKI Beri Bantuan Alat Siaga Bencana Banjir untuk Warga Cawang

JAKARTA (Suarakaryanews.com): Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memberikan bantuan alat kesiapsiagaan bencana banjir kepada warga Kelurahan Cawang, di Kantor Lurah Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (23/02/2021) malam.

“Ini tindak lanjut arahan Pak Gubernur (Anies Baswedan), untuk bagaimana kita membangun kesiap siagaan di masyarakat terkait dengan ancaman bencana banjir,” jelas Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, BPBD DKI Jakarta, Basuki Rahmat.

Basuki menerangkan, bantuan alat kesiapsiagaan bencana banjir tersebut berupa, ban dalam untuk evakuasi, senter, toa megaphone (pengeras suara), hingga masker medis 100 buah dan masker kain 200 buah.

“Diharapkan dengan adanya bantuan ini masyarakat dapat mengantisipasi seandainya terjadi bencana banjir, juga pemberian masker bertujuan mencegah penyebaran Covid-19,” tuturnya, seperti dilansir laman timur.jakarta.go.id.

Kemudian, Eka Darmawan selaku Camat Kramat Jati, menyampaikan, bantuan tersebut dibutuhkan warga dalam kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir.

“Memang sudah dipetakan, 26 RT 6 RW ini memang rawan terhadap bencana banjir, BPBD pun sudah memetakannya, dan bantuan ini sangat membantu warga di sini,” terang Eka.

Sementara Didik Diarjo selaku Lurah Cawang menambahkan, ada 1.000 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana banjir sebelumnya di sebagian wilayah Kelurahan Cawang.

Dengan adanya bantuan tersebut Didik mengharapkan warganya mampu berkolaborasi dalam mengatasi bencana banjir, karena memang titik rawan bencana banjir tersebut merupakan wilayah bantaran Sugai Ciliwung.

“Bantuan ini salah satu wujud dari kolaborasi Pemerintah bersama masyarakat dalam menanggulangi bencana banjir,” tambah Didik.

Selanjutnya, Dadang selaku Ketua RW 08 Kelurahan Cawang, salah satu RW yang menerima bantuan menyampaikan, dengan adanya alat-alat yang diberikan dapat membantu warga jika terjadi bencana banjir secara mendadak, karena sebagian besar wilayahnya dilintasi Sungai Ciliwung dan intensitas hujan saat ini masih tinggi.

“Ini sangat membantu Kami dalam menanggulangi banjir, Kami ucapkan terima kasih terhadap aparatur yang telah peduli. Kami ini berada di bantaran sungai yang merupakan titik rawan bencana banjir,” ungkap Dadang.#

Artikel Terkait