oleh

InaRISK BNPB dan MAGMA PVMBG Berkolaborasi Bangun Layanan Publik Kebencanaan Terintegrasi

BANDUNG (Suarakaryanews.com): Mengawali tahun 2021 Direktorat Sistem Penanggulangan Bencana BNPB bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Kemeterian ESDM melaksanakan koordinasi dan diskusi dalam membangun integrasi layanan publik kebencanaan. Melalui kunjungan kerja Direktorat Sistem Penanggulangan Bencana ke kantor PVMBG di Kota Bandung pada Selasa (16/04), diperoleh kesepakatan untuk integrasi dan kolaborasi antara aplikasi InaRISK-BNPB dan MAGMA-PVMBG dalam bentuk website maupun aplikasi mobile.

Direktur Sistem Penanggulangan Bencana, Dr. Ir. Udrekh, SE., MSc, menyampaikan telah banyak banyak hal yang telah dikembangkan untuk inaRISK sejak pertama kali dibangun hingga saat ini. Selanjutnya diperlukan juga untuk membangun integrasi sistem-sistem yang dibangun oleh Kementerian/Lembaga, salah satunya adalah integrasi antara inaRISK dan Magma. Kedepannya diharapkan dalam pengembangannya dapat dilakukan secara bersama-sama.

”Semangatnya bukan ego siapa yang paling unggul dalam aplikasi tapi bagaimana antar aplikasi ini saling melengkapi dan saling mendukung dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Udrekh, seperti dilansir laman resmi BNPB.

Dr. Devy K Syahbana mewakili Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana dan juga dari Tim Pengembang Magma juga menyampaikan bahwa integrasi dan kerjasama antar lembaga memang sangat diperlukan. Saat ini sudah ada beberapa Kementerian dan Lembaga termasuk swasta yang juga akan dan sudah membangun integrasi dengan Magma. Bahkan, saat ini Magma juga sudah menjadi salah satu bagian dari sistem pengambilan keputusan diwilayah Asia Pasifik khususnya terkait dengan keamanan transportasi udara.

Sebagai upaya tindak lanjut dari kesepakatan yang telah terbangun, BNPB dan PVMBG akan mulai menyusun rencana kerja teknis. Diharapkan dalam beberapa waktu kedepan akan segera terimplementasikan secara bertahap.

Dengan demikian kemudahan akses informasi yang perlu diketahui dan dipelajari oleh masyarakat dapat segera terwujud. Disisi lain, kemudahan serupa juga dapat diperoleh oleh para pelaku penanggulangan bencana sehingga upaya untuk membangun sistem dan strategi penanggulangan bencana yang lebih baik juga dapat terlaksana. Satu nusa satu bangsa kurangi risiko bencana.#

Artikel Terkait