oleh

Kasus COVID-19 di Kota Bogor Ada Kecenderungan Turun

BOGOR (Suarakaryanews.com): Kasus positif COVID-19 di Kota Bogor, Jawa Barat, memasuki pekan kedua Juli 2021, ada kecenderungan turun dalam tiga hari terakhir sejak Jumat (9/7) hingga Minggu ini.

Berdasarkan data COVID-19 pada Dinas Kesehatan Kota Bogor menyebutkan kasus positif COVID-19 di Kota Bogor pada Jumat (9/7) ada 622 kasus, pada Sabtu (10/7) turun menjadi 422 kasus, dan pada Minggu hari ini turun lagi menjadi 228 kasus.

Kasus positif COVID-19 pada tiga hari terakhir, jika diakumulasikan jumlahnya sebanyak 1.272 kasus.

Sedangkan pada periode tiga hari sebelumnya, yakni Selasa (5/7) hingga Kamis (8/7), tercatat ada sebanyak 1.442 kasus. Rinciannya adalah, pada Selasa (5/7) ada 421 kasus, Rabu (7/7) ada 497 kasus, dan Kamis (8/7) ada 524 kasus. Itu artinya, pada periode tiga harian, juga ada kecenderungan kasus positif COVID-19 menurun.

Namun, kasus aktif COVID-19 yakni warga Kota Bogor yang masih sakit, jumlahnya masih terus meningkat. Pada Jumat (9/7) ada 6.919 kasus, Sabtu (10/7) ada 7.303 kasus, dan Minggu ini ada 7.514 kasus.

Jumlah kasus aktif masih terus meningkat, karena kasus aktif yang sembuh jumlahnya masih sedikit, yakni pada Sabtu (10/7) ada 36 kasus dan Minggu hari ini ada 15 kasus.

Wali Kota Bogor Bima Arya, yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor mengatakan Satgas telah melakukan langkah-langkah dan ikhtiar semaksimal mungkin untuk menekan kasus positif COVID-19 di Kota Bogor.

Langkah-langkah tersebut antara lain dengan terus meningkatkan ketersediaan tempat tidur bagi pasien positif COVID-19 di rumah sakit maupun di pusat isolasi COVID-19. Bahkan, Bima Arya juga menggagas aktivasi rumah isolasi COVID-19 berbasis pemukiman.

Bima Arya sebelumnya mendorong rumah sakit di Kota Bogor untuk meningkatkan ketersediaan tempat tidur untuk pasien COVID-19 di setiap rumah sakit sekitar 30 persen hingga 35 persen.

Kemudian, pekan lalu, Bima Arya meningkatkan lagi agar rumah sakit dapat meningkatkan ketersediaan tempat tidur untuk pasien COVID-19 mencapai 45 persen dari kapastitas tempat tidur di rumah setiap rumah sakit.

Saat ini, ketersediaan tempat tidur untuk pasien COVID-19 di 21 rumah sakit rujukan di Kota Bogor ada sebanyak 1.212 tempat tidur.

Bima Arya melalui Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor juga telah meminta bantuan kepada pemerintah pusat untuk membantu kebutuhan gas oksigen untuk terapi pasien positif COVID-19 di Kota Bogor.

Sedangkan, langkah pencegahan dilakukan dengan menerapkan kebijakan penyekatan bagi kendaraan bermotor di sejumlah ruas jalan di Kota Bogor dan di perbatasan masuk ke Kota Bogor, dilansir dari laman antaranews.com.#

Artikel Terkait