oleh

Langgar PSBB, Beberapa Tempat Usaha di Bandung Disegel

KOTA BANDUNG (Suarakaryanews.com): Beberapa tempat usaha di Kota Bandung disegel oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional di Kota Bandung pada 11-25 Januari 2021.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi menyebutkan, penyegelan terhadap beberapa tempat usaha dilakukan karena tidak menjalankan protokol kesehatan (prokes) dan aturan jam operasional.

“Jam operasional ada yang membuka lebih awal, dan ada yang mereka masih berkegiatan setelah jam operasional dinyatakan berakhir. Ada juga kegiatan yang belum boleh beroperasi, tetapi masih coba-coba membuka, seperti spa atau massage,” ucapnya.

Menurut Idris, dari tiga puluh satu pelanggaran tersebut, sepuluh di antaranya disegel, terdiri dari kafe, restoran dan tempat hiburan malam (karaoke, diskotik), sementara yang didenda paling banyak tempat usaha seperti restoran, kafe dan minimarket.

“Beberapa diantaranya terpaksa disegel dan didenda. Total denda yang terhimpun selama dua pekan pelaksanaan PSBB proporsional, yaitu sebesar lima belas juta rupiah dan sudah disetor ke kas daerah,” ucap Idris, Selasa (26/01/2021), seperti dilansir laman jabarprov.go.id.

Idris menyatakan meski banyak yang melanggar, hingga saat ini belum ada pemberian sanksi berat kepada pelaku usaha, seperti pencabutan izin usaha.

“Sanksi berat itu sampai ke pencabutan izin, diberikan bagi mereka yang melakukan pelanggaran secara berulang, tapi sampai saat ini belum ada,” tuturnya.

Idris mengatakan, untuk menekan terjadinya kembali pelanggaran selama perpanjangan PSBB proporsional sampai 8 Februari 2021, pihaknya akan terus melakukan edukasi, sosialisasi, dan memeriksa prokes.

“Kita juga akan mendorong satgas tingat kecamatan dengan kelurahan untuk lebih tegas, sebagaimana di Perwal. Mereka punya kewenangan yang hampir sama,” ujarnya.*

Artikel Terkait