oleh

Menteri Bintang: Peran Perempuan Kunci Keselamatan Bangsa dari Pandemi Covid-19Kehidupan Keluarga Indonesia

JAKARTA (Suarakaryanews.com): Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengatakan peran perempuan merupakan kunci keselamatan bangsa dari pandemi Covid-19. Sebagai tokoh yang berperan kuat dalam kehidupan keluarga, perempuan dapat terlibat dalam upaya pencegahan dan penanganan virus Covid-19 pada Kluster Keluarga. Hal tersebut diungkapkan Menteri Bintang pada Webinar Dharma Santhi Hari Raya Nyepi Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh KOWANI dan Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI).

“Perempuan Indonesia, tidak terkecuali perempuan Hindu, memiliki peran yang luar biasa dalam memberikan perubahan besar dalam kehidupan kita termasuk di masa pandemi Covid-19. Peran perempuan jadi kunci kehidupan keluarga Indonesia secara umum. Sebagai seorang ibu dan istri, perempuan berperan sebagai manajer keluarga yang memastikan seluruh anggota keluarganya dalam keadaan yang baik dan sehat,” ujar Menteri Bintang.

Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Hindu, Kementerian Agama, Tri Handoko Seto juga mengungkapkan jika peran perempuan tidak bisa dipandang sebelah mata khususnya dalam membangun keluarga yang berkualitas.

“Harus kita akui bahwa sesungguhnya kualitas keluarga-keluarga kita itu banyak ditentukan oleh kualitas perempuan atau ibu kita. Dengan memberikan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak-anak, maka boleh dibilang lebih dari separuh pesoalan keluarga terselesaikan,” Dirjen Bimas Hindu Tri H Seto.

Peringatan Hari Raya Nyepi menurut Menteri Bintang menjadi awal yang baik untuk mengingatkan pentingnya mengedepankan inklusivitas dalam pembangunan bangsa. Setiap orang termasuk kaum perempuan memiliki hak yang sama dalam mengakses dan memperoleh kesempatan untuk berperan di berbagai sektor pembangunan. Keragaman sumber daya manusia itu dinilai dapat menjadi kekuatan bangsa dengan mengedepankan nilai gotong royong sebagai ciri bangsa.

“Selain kekuatan perempuan, budaya gotong royong dan tolong-menolong juga sangat kental dengan masyarakat Indonesia. Kemajemukan yang diusung pada lambang negara di kaki burung Garuda Pancasila tertera Bhineka Tunggal Ika, menunjukkan semangat persatuan dalam perbedaan adalah potensi yang dapat dikembangkan untuk membawa Indonesia ke arah kemajuan,” tambah Menteri Bintang.

Sejalan dengan tema webinar ”Dharma Santhi Menjaga Kemajemukan dan Membangun Toleransi menuju Harmoni Berbangsa dan Bernegara”, Menteri Bintang yakin dengan kolaborasi dan menyatukan kekuatan didasari rasa saling menghargai atas kemajemukan yang ada manusia dapat saling melengkapi kekurangan satu sama lain.

“Kemajemukan sangat diperlukan untuk mengembangkan potensi manusia bukan sebagai alasan untuk saling menggantikan dan menghakimi. Saya berharap melalui lembaran baru Tahun 1943 seluruh umat Hindu di Indonesia mampu bersama-sama menyebarkan nilai-nilai kebaikan persaudaraan dan gotong royong yang mendukung toleransi dan harmonisasi antar umat beragama,” ujar Menteri Bintang.#

Artikel Terkait